ANNABA-
Sabtu (10/4), tim redaksi An-Naba’
Hai’ah Tahfizh Al Qur’an (HTQ) UIN Malang mengadakan acara BARISTA (Bahas
Ringan Tentang Sastra). BARISTA ini diselenggarakan khusus untuk anggota An-Naba’ dengan tema “Tips Membuat dan
Mengembangkan Ide dalam Penulisan Karya Sastra”.
Acara BARISTA ini dilangsungkan secara daring melalui zoom meeting pada pukul 14.00 WIB dengan
pemateri Gus Athoillah yang merupakan pembina An-Naba' sendiri dan dimoderatori
oleh Ning Arrifa dari divisi sastra an Naba.
Gus Atho'illah menyampaikan bahwa orang cerdas umumnya
memilih melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk jangka panjang, contohnya
menulis. Hal tersebut dikarenakan menulis merupakan kegiatan yang sederhana dan
mudah dilakukan. Akan tetapi meski demikian, dalam menulis suatu karya sastra diperlukan
tips dan trik untuk memulainya.
Seorang penulis harus berani mencoba menulis. Sebagai
pemula, kita tidak boleh terlalu banyak berpikir tulisan kita baik atau buruk terlebih
dahulu. Hal tersebut dikarenakan tulisan akan berkualitas seiring berjalannya
waktu. Kita tidak boleh takut untuk memulai menulis. Memulai menulis dengan
hal-hal kecil di sekitar kita yang kemudian diintegrasikan tulisan tersebut
dengan nilai dakwah yang ada.
Sebelum menulis, kita juga harus mengenali tokoh-tokoh
sastra. Hal tersebut guna mendapatkan ide dan gambaran dalam tulisan. Dengan
mendapatkan ide dan gambaran, lalu menulis apa yang ada di pikiran.
Dimulai dengan hal yang sederhana, hal kecil, karena setiap orang pasti bisa menulis. Gus Atho', sapaan akrabnya, dalam pungkasannya berpesan 3M :
1. Mulailah dari diri sendiri
2. Mulailah dari hal kecil
3. Mulailah dari sekarang. (sfn)

Comments
Post a Comment